Ibu,,,
Malam sudah sangat larut
Dan aku masih belum mengantuk
Malam-malam sepeti ini aku ingin
Disisimu, hidangkan secangkir teh hangat
Dan buatkan pisang gorieng kesukaanmu
Lalu kau belai rambutku,,,lembut
Menyanyikan senandung kesukaanku
Sampai aku tertidur dipangkuanmu
Seperti masa kecilku dulu
Dan aku terbang ke alam mimpi dengan
Belaian lembut kasihmu yang tiada batas
Dan saat itu kurasakan betapa lembut kasihmu
Hingga mampu hanyutkan aku dalam damai
Ibu,,, itu adalah satu dari puluhan bait-bait yang kakak orehkan dalam buku usangnya yang aku temukan temo hari. Yah tetap sama, setiap isi bait yang kaka tuliskan sepenuhnya menyimpan rindu yang teramat sangat untuk ibu. Dan mungkin kerinduan itu masih tersimpan rapi hingga saat ini, ya kami merindukanmu “IBU”.
Ibu,,, ada banyak kabar bahagia di awal tahun ini. Cacak punya satu jagoan baru lagi, tepatnya tanggal 20-02-2015 kemarin Alhamdulillah mbak Ratna sudah melairkan seorang jagoan dan ibu mau tau nama cucu ke-9 ibu ? namanya FATIH MUHAMMAD ISHAQ bagus bukan ?? tentu saja siapa dulu neneknya :). Selain itu ada satu kabar baik lagi bu, tanggal 27-04-2015 kemarin mbak fitri sudah resmi menjadi seorang ibu. Dia sudahh melahirkan anak pertama sekaligus cucu ke-10 ibu namanya ACHMAD ARKAAN SAID, hebat bukan :D emm,,, oh iy a ada satu lagi kabar bahagia dari Ninis, bulan kemaren salah satu tulisan ninis tembus seleksi dan akhirnya dimuat disurat kabar . terima kasih bu, untuk selalu menemani hari-hari kami meski dari jarak yang teramat sangat jauh dan bahkan tidak pernah bisa kami gapai dan singgahi untuk saat ini.
Ninis teringat salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Imam musli, Abu Dawud, At-timidzi, Nasa’i, dan Ahmad. Yang kalo gak salah artinya seperti ini ada tiga hal yang tidak akan pernah putus darinya yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholih yang mendo’akannya. Saat ini ninis jadi paham bahwa segala yang ibu ajarkan kepada kami dulu sangat bermanfaat untuk kehidupan kami saat ini. Ibu tenang saja, cacak, mbak ita, mbak fitri dan ninis insya allah gak bakalan lupa untuk menghadiahkan do’a terindah untuk ibu. Dan kami berharap ibu akan tenang di alam sana,, salam rindu dari kami semua J
Malam sudah sangat larut
Dan aku masih belum mengantuk
Malam-malam sepeti ini aku ingin
Disisimu, hidangkan secangkir teh hangat
Dan buatkan pisang gorieng kesukaanmu
Lalu kau belai rambutku,,,lembut
Menyanyikan senandung kesukaanku
Sampai aku tertidur dipangkuanmu
Seperti masa kecilku dulu
Dan aku terbang ke alam mimpi dengan
Belaian lembut kasihmu yang tiada batas
Dan saat itu kurasakan betapa lembut kasihmu
Hingga mampu hanyutkan aku dalam damai
Ibu,,, itu adalah satu dari puluhan bait-bait yang kakak orehkan dalam buku usangnya yang aku temukan temo hari. Yah tetap sama, setiap isi bait yang kaka tuliskan sepenuhnya menyimpan rindu yang teramat sangat untuk ibu. Dan mungkin kerinduan itu masih tersimpan rapi hingga saat ini, ya kami merindukanmu “IBU”.
Ibu,,, ada banyak kabar bahagia di awal tahun ini. Cacak punya satu jagoan baru lagi, tepatnya tanggal 20-02-2015 kemarin Alhamdulillah mbak Ratna sudah melairkan seorang jagoan dan ibu mau tau nama cucu ke-9 ibu ? namanya FATIH MUHAMMAD ISHAQ bagus bukan ?? tentu saja siapa dulu neneknya :). Selain itu ada satu kabar baik lagi bu, tanggal 27-04-2015 kemarin mbak fitri sudah resmi menjadi seorang ibu. Dia sudahh melahirkan anak pertama sekaligus cucu ke-10 ibu namanya ACHMAD ARKAAN SAID, hebat bukan :D emm,,, oh iy a ada satu lagi kabar bahagia dari Ninis, bulan kemaren salah satu tulisan ninis tembus seleksi dan akhirnya dimuat disurat kabar . terima kasih bu, untuk selalu menemani hari-hari kami meski dari jarak yang teramat sangat jauh dan bahkan tidak pernah bisa kami gapai dan singgahi untuk saat ini.
Ninis teringat salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Imam musli, Abu Dawud, At-timidzi, Nasa’i, dan Ahmad. Yang kalo gak salah artinya seperti ini ada tiga hal yang tidak akan pernah putus darinya yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholih yang mendo’akannya. Saat ini ninis jadi paham bahwa segala yang ibu ajarkan kepada kami dulu sangat bermanfaat untuk kehidupan kami saat ini. Ibu tenang saja, cacak, mbak ita, mbak fitri dan ninis insya allah gak bakalan lupa untuk menghadiahkan do’a terindah untuk ibu. Dan kami berharap ibu akan tenang di alam sana,, salam rindu dari kami semua J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar