Selasa, 05 Agustus 2014
segores kisah
Saat pagi, ku segera beranjak untuk menatap sang mentari dan bertanya apakah kau tidur dengan nyenyak tadi malam. Dan saat malam mulai datang, aku menatap skali lagi semburat cahaya sang rembulan, dan aku titipkan sebuah mimpi indah untuk tidurmu. Semua aku lakukan karna aku sangat ingin tau kau mendapatkan segala hal yang terindah meski tanpa ada diriku dalam hidup dan hati mu :') . Mungkin dengan cara seperti inilah aku bisa mengetahui semua keadaanmu, setiap sore aku duduk menanti senja, yah,,, senja yang mambawa aku untuk bernostalgia tentang keindahan dan tawa yang sempat kita ciptakan ditengah warna jingga senaja. Tapi ,,, mungkin hanya aku yang mengingat dan begitu lekat dalam ingatanku tentang segala hal indah yang pernah kita lewati dulu. Ya dulu,,, waktu dimana aku dan kamu masih menjadi kita, waktu dimana sakit mu adalah sakitku juga, wktu dmana bahagia mu adalah bahagiaku dengan melihat seyummu saja aku merasa teramat bahagia. Namun sadar, kau dan aku tak lagi menjadi kta, jalan yang kita tempuh tak lagi beriringan.:) Inilah hdup, akan tba saatnya kita terjatuh, namun itu bukan alasan kta tk ttap terpuruk :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar