Jumat, 16 Oktober 2015

THE PUBLIC HEALTH NURSE

     Hai gaes,,, hari ini entah dapet wangsit darimana aku pengen banget ngebahas sosok perempuan yang dikenal dengan sebutan The Public Health Nurse. Oke daripada berlama-lama dengan basa-basi aku yang sedikit jayus (meski sebenernya jayus banget) aku langsung ke inti tulisan yang bakal kita bahas saat ini, check it out. Florance Nightingale (1820-1910), siapapun sosok perawat di dunia ini pasti sudah tidak asing lagi dengan nama tersebut. Wanita ini dikenal atas usaha kerasnya untuk mengabdikan diri di Rumah Sakit, karena dari beberapa sumber yang sempat aku baca Florance adalah anak perempuan dari salah satu keluarga terpandang, ayahnya bernama William Nightingale. Pada saat itu Rumah Sakit merupakan salah satu tempat yang dikenal kotor dan menjijikkan, atas dasar itulah ibu dan kakak Florance tidak mengijinkan dia untuk menjadi seorang perawat. tapi akhirnya Florance bersikeras dan tetap pergi ke Kaiserswerth, Jerman untuk mendapatkan pelatihan bersama biarawati di sana.. Selama empat bulan ia belajar di sana dengan tekanan dari keluarganya yang takut akan implikasi sosial yang akan timbul dari seorang gadis yang menjadi perawat dan latar belakang rumah sakit yang Katolik sementara keluarga Florance adalah Kristen Protestan.. Namun selain sosok Florance Nightingale yang begitu terkenal didunia keperawatan ada sosok yang wanita yang hidup jauh sebelum zaman Florance Nigtingale dan sudah mengabdikan diri untuk merawat masyarakat yang sedang ssakit, sosok itu ialah RUFAIDAH BINTI SA'AD AL BANI ASLAM AL-KAZROJ (570-632 M).
     Rufaidah adalah seorang wanita yang lahir di Yastrib, Madinah pada tahun 570 M dan wafat pada 632 M. Ia hidup pada abad pertama hijriyah atau pada abad ke-8 Masehi (termasuk golongan Anshor), dia dikenal dengan sebutan The Public Health Nurse. Berbeda denga Florance Nightingale yang tidak mendapatkan restu dari ibu dan kakaknya untuk menjadi perawat di rumah sakit, Rufaidah mendapatkan keahliannya dari membantu sang ayah yang merupakan seorang dokter pada zaman itu. Sedari kecil dia seringkali membantu merawat orangyang sakit. Disaat ota Madinah berkembang pesat, dia membangun sebuah tenda di luar Masjid Nabawi saat dalam keadaan damai.
     Rufaidah juga melatih beberapa kelompok wanta untuk menjadi perawat. kelompok ini mengambil peran penting dalam perang Khaibar. Mereka memintaizin pada Rasulullah SAW untuk ikut di garis belakang pertempuran serta merawat mujahid yang terluka. Pernah di kisahkan pada saat terjadi perang Ghazwat al Khandaqsalah seorang sahabt yang bernama Sa'ad bin Ma'adh terluka dan tertncap panah di tangannya lalu Rufaidah pun mengobatinya hingga kondisinya kembali stabil. Selain itu dia juga memberikan perawatan layanan kesehatan kepada anak yatim dan penderita gangguan jiwa. Kepribadian yang luhurya ditunjukkan dengan pengabdian serta layanan yang baik bagi kaum papa tersebut.
     Menurut Prof D. Omar Hasan Ksule, Sr dalam studi "Paper Presented at the 3rd International Nursing Conference "Empowerment and health :An Agenda for Nurse in the 21st Century yang diadakan di Brunei Darussalam pada 1-4 Nopember 1998, Rufaidah adalah perawat profesional pertama di masa sejarah Islam. Rufaidah jug sebagai pemimpin dan pencetus sekolah keperawatan pertam di dunia Islam. Ia juga merupakan penyokong advokasi pencehagan penyakit dan menyebarkan pentingnya penyuluhan kesehatan. oke, mungkin cuma segini yang bisa aku bagi dan simpulkn dari beberapa sumber yang sempat aku baca. And for the last, aku cuma pengen ngasih sedikit tambahan untuk semua rekan sejawat. Entah dimanapun kalian ditugaskan dan diberi amanah, jalani semuanya dengan hati karena segala yang berasal dari hati akan sampai kepada hati. KITA SEMUA ADALAH INSAN YANG DIPERCAYA TUHAN UNTUK MEMBANTU SESAMA DENGAN KESABARAN DAN KASIH SAYANG. Oke sampai disini dulu mungkin ocehan kurang penting aku, see you in another time  :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar